siang ini sy hendak menuju ke husein untuk mengambil beberapa barang yang sy perlukan di rumah teman namun karena bis yang biasanya sy tumpangi tak kunjung menampakkan dirinya sy pun memutuskan untuk ke husen melewati jalur metro atau kereta listrik yang mengarah ke metro pasar attabah dari attabah sy keluar metro menuju ke jalan besar untuk mencari angkutan umum ke husen ... luar biasa panas terik menyengat sesekali menampar wajah yang pasrah ini yah mau gimana lagi musim panas lagi naik pangkat hari ini 43 derajat... hehe
beberapa menit kemudian sy sampai di mahattah atau dikenal dengan halte disambut oleh supir angkut yang menawarkan jasa angkutannya .."husen ... huseeen,... gaam3 alzhaaaa... ' teriaknya sambil gerakan tangannya mengajak naik ke mobilnya...
azhar ? tanyaku. aywah ..husysyi guwwa ya shadiqy( iya betul, silahkan naik sobatku), kata sang supir...
setelah semuanya naik mobil udah ful dan melajulah mobil yang kami tumpangi menuju husen, selang beberapa menit ... suara dari samping saya pria paru baya dengan kaca mata khasnya menyuara "ala gambi ya usto (kiri pak supiur), mobil yang kami tumpangi pun menepi dekat trotoar sekitaran down town... setelah pria paru baya itu turun sang supir kembali menancap gas, sekitar belasan meter ada calon penumpang yang melambai, sang supir pun singgah untuk mempersilahkan, namun pintu mobil masih tertutup rapat...sang supir menyuara ke penumpang dekat pintu "thab, 3addih keda" (tabe'/please, bukain pintunya dong biar dia bisa masuk)
mendengar kata kata sang supir sy pun bergumam dalam hati "bisa jadi tabe' (bahasa adabSulawesi selatan barat) ini berasal dari bahasa arab mesir "thayyib yg disingkat thabb"... senyum sendiri ... tabe' ini bisa bermakna meminta tolong atau mempersilahkan, mungkin lebih mengena sama bahasa inggris "please" ... wallaahu A3lam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar